Selasa, 03 November 2015

File System pada Windows

FILE SYSTEM PADA WINDOWS

File System atau sistem berkas merupakan metode penyimpanan file pada komputer atau media penyimpanan komputer dalam mengatur lokasi file tersebut. Ada jua yang menyebut bahwa File System adalah struktur logika yang digunakan untuk mengendalikan akses terhadap daya yang ada pada disk. File System memiliki dua bagian, yaitu :
  1. Kumpulan file yang masing-masingnya menyimpan data-data yang berhubungan.
  2. Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam sistem.
    Salah satu fungsi File System adalah memberi nama pada berkas dan meletakkannya pada media penyimpanan. Fungsi lainnya sebagai koncvrsi penamaan berkas dan peletakan berkas pada struktur direktori. File System merupakan interface yang menghubungkan  sistem operasi dengan disk.

  1. File System pada Windows
  1. FAT (File Allocation Table)
    FAT File system merupakan sebuah File System yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai car dirinya beroperasi. Ada beberapa versi FAT yang ada hingga saat ini, di antaranya :
  1. FAT12
    FAT12 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memilki batas 12-bit. File system ini hanya dapat menampung maksimum hanya 212 unit alokasi saja atau sebanyak 4096 buah. FAT12 pertama kali digunakan pada Sistem Operasi Ms-Dos. FAT12 hanya digunakan sebagai file system pada media penyimapanan floppy disk karena kapasitasnya sedikit, yaitu 32 MB.
  2. FAT16
    FAT16 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 16-bit. File System ini dapat menampung maksimum 216  unit alokasi atau sebanyak 65536. Kapasitas File system ini sebanyak 4 GB, jauh melebihi versi sebelumnya yang hanya 32 MB.
  3. FAT32
    FAT32 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 32-bit. File System ini dapat menampung maksimum 232 unit alokasi atau sebanyak 4294967296. Meskipun demikian, dalam implementasinya, jumlah unit alokasi yangdapat dialamati oleh FAT32 hanya 228 atau 268435456.
  4. exFAT
    exFAT singkatan dari Extended File Allocation Table atau sering disebut sebagai FAT64. exFAT merupakan sistem berkas proprietary yang cocok untuk digunakan oleh media-media penyimpanan berbasis memori flash.
    Beberapa keunggulan exFAT antara lain:
  1. Skalabilitas untuk HDD berukuran besar.
  2. Ukuran besar teoritis maksimal 264 (16 EiB).
  3. Ukuran cluster yang didukung hingga 2255 sektor, dengan batasan implementasi hingga 32 MB.
  4. Performa untuk alokasi ruangan kosong dan penghapusan ditingkatkan karena File System ini memperkenalkan implementasi baru, yaitu Free Space Bitmap.
  5. Mendukung lebih dari 216 (65536) berkas di dalam sebuah direktori tunggal.
  6. Mendukung fitur Access Control List (ACL), seperti halnya NTFS.
  7. Mendukung Transaction-Safe FAT File System (sebuah fungsi optional untuk Windows CE yang diaktifkan)
  8. Memiliki ruangan tersendiri yang bisa digunakan oleh OEM untuk melakukan kustomisasi terhadap sistem berkas untuk karakteristik perangkat tertentu.
  9. Timestamp dapat ditampilkan dalam UTC, tidak hanya dalam local time saja.
          Beberapa kelemahan yang dimiliki exFAT antara lain:
  1. Perangkat yang menggunakan file system exFAT tidak bisa menggunakan kemampuan ReadyBoost milik Windows Vista.
  2. Status lisensi yang belum jelas.
  3. Tidak bisa diakses oleh sistem-sistem operasi Windows terdahulu, sebelum Windows Vista SP1 atau Windows CE 6.0.
  4. Belum tersedia implementasi dalam proyek open source.

2. NTFS (New Technology File System)
  1. NTFS Versi 1.0
    NTFS ini datang bersama dengan Windows NT 3.1. Versi ini menawarkan fungsi yang sangat dasar, tetapi sudah jauh lebih baik dibandingkan FAT File System.
  2. NTFS Versi 1.1
    NTFS ini datang bersama dengan Windows NT 3.50. Versi ini menambahkan dukungan terhadap pengaturan akses secara diskrit (discretionary access control).
  3. NTFS Versi 1.2
    NTFS ini datang bersama dengan Windows NT 4.0. Versi ini menambahkan dukungan terhadap auditing setiap berkas dan juga kompresi transparan.
  4. NTFS Versi 2.0
    NTFS ini tidak dirilis secara umum, karena berbagai kendala yang dialaminya, yang tidak diumumkan oleh Microsoft. Microsoft menggagalkan proyek NTFS 2.0 dan langsung menginjak NTFS 3.0
  5. NTFS Versi 3.0
    NTFS ini datang bersama dengan Windows 2000. Versi ini menawarkan banyak peningkatan dibandingkan dengan versi sebelumnya. Di antaranya adalah penetapan kuota kepada setiap pengguna, Encrypting File System (EFS), sistem keamanan yang dapat diatur dari server pusat, fitur indeksasi terhadap properti dan isi setiap berkas, dan lain-lain. Selain itu, NTFS 3.0 juga menawarkan dukungan kepada struktur GUID Partition Table dan Logical Disk Management.
  6. NTFS Versi 3.1
    NTFS ini datang bersama dengan Windows XP SP1 dan Windows Server 2003. Versi ini menawarkan perbaikan yang minor yang terjadi dalam versi sebelumnya (khususnya di bidang performa), dan juga penggantian algoritma enkripsi yang digunakan oleh EFS dari DESX atau 3DES menjadi AES-256.
         Keunggulan yang ditawarkan NTFS antara lain:
  1. NTFS dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna
  2. Mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan menggunakan beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.
  3. Mendukung kompresi data yang transparan, meskipun tidak memiliki rasio yang besar, namun dapat digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan hardisk.
  4. Mendukung hard link serta symbolic link seperti halnya sistem berkas dalam sistem operasi keluarga UNIX, meskipun dalam NTFS implementasinya lebih sederhana.
  5. Mendukung penamaan berkas dengan metode pengkodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter.
  6. Memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas.

B. Kesimpulan
    Secara garis besar, perbandingan antara FAT32 dengan NTFS sebagai berikut.
  1. Kecepatan Akses
    Secara umum NTFS mempunyai kecepatan akses file yang lebih baik daripada FAT32.
  2. Ukuran partisi dan banyak file
    NTFS dan FAT32 mempunyai ukuran maksimal partisi sebesar 2 Terabytes. Ukuran maksimal file NTFS tidak terbatas sesuai ukuran partisi.
  3. Keamanan data
    NTFS memiliki built in security yang memungkinkan untuk mengatur permission dari masing-masing file maupun direktori, sedangkan FAT32 tidak memilikinya
  4. Daya tahan
    NTFS menggunakan standard transaction logging sehingga pemulihan terhadap kesalahan yang tidak diinginkan dapat dilakukan dengan mudah.
  5. Efisiensi Penggunaan disk space
    NTFS lebih hemat daripada FAT32 karena NTFS menggunakan cluster yang lebih kecil.
  6. Kecocokan dengan sistem file lain
    Partisi yang menggunakan NTFS hanya dapat diakses oleh partisi lain yang jua menggunakan NTFS. Partisi yang menggunakan NTFS tidak dapat dibaca oleh partisi yang menggunakan FAT32. Partisi yang menggunakan FAT32 dapat diakses oleh partisi lain baik yang menggunakan FAT32 maupun NTFS. FAT32 lebih compatible, baik dengan FAT32 sendiri maupun NTFS.

Selasa, 06 Oktober 2015

Pengertian Sistem Informasi, Runtime Environment, Emulator, dan Firmware



PENGERTIAN SISTEM OPERASI
Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.
Sistem Operasi komputer merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer, (memori komputer dalam hal ini ada Hardisk, bukan memory ram) pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi Komputer berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu Sistem Operasi.
Sistem Operasi berfungsi sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. selain itu, Sistem Operasi komputer juga melakukan semua perintah perintah penting dalam komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan. Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan lain, dan mempunya akses kepada sistem file. Jika beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi Komputer akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga sebisa mungkin semua proses pada komputer yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling mengganggu dengan perangkat yang lain.

PENGERTIAN RUNTIME ENVIRONMENT
Runtime Environment bisa di artikan Emulator/peralatan Terminal remote, Dalam keadaan ini, program ini dapat mengirim instruksi untuk prosesor komputer dan mengakses memori komputer (RAM) dan sumber daya sistem lainnya. RTE juga biasa di pakai programmer untuk menguji  program ketika sedang berjalan, di mana programmer dapat melacak petunjuk sedang diproses oleh program dan melakukkan debug kesalahan yang mungkin timbul.

PENGERTIAN EMULATOR
Emulator adalah perangkat lunak (software) yang tidak lain adalah program yang dibuat untuk meng emulasi suatu aplikasi maupun game agar dapat berjalan atau dimainkan di sistem operasi lain. Karena ada banyak aplikasi yang hanya dapat berjalan pada satu sistem operasi (konsole). Sebagai contoh Pengguna ingin bermain game Super Mario yang biasa dimainkan pada konsole Nitendo (.ntd) maka yang perlu dilakukan adalah Komputer tersebut harus di pasangi Emulator Nitendo. Tidak sebatas emulator Nitendo, karena di internet terdapat sangat banyak disediakan Emulator untuk konsol lain seperti Emulator Play Staion, Emulator Xbox dll.
Dalam memilih program emulator sebaiknya pilih yang singgle Emulator, artinya hanya berlaku untuk satu sistem konsole saja, karena dengan satu konsole saja biasanya akan menghasilkan emulasi yang nyaris sempurna dibandingkan tipe multi emulator atau untuk banyak sistem konsole.

PENGERTIAN FIRMWARE

Firmware adalah perangkat lunak atau bisa disebut sebagai program yang bersifat tetap, yang tertanam pada unit perangkat keras seperti alat-alat elektronik, alat telekomunikasi dan komponen-komponen komputer. Tidak ada batasan yang jelas yang dapat memisahkan antara firmware dan software, hal ini dikarenakan keduanya merupakan istilah deskriptif yang cukup luas. Namun meskipun begitu, firmware pada awalnya diciptakan sebagai perangkat lunak dengan tingkat yang lebih tinggi, firmware yang tetanam pada sebuah perangkat keras dapat diubah tanpa harus mengganti komponen dari perangkat keras itu sendiri.
Sifat dari firmware secara garis besar hampir sama dengan sistem operasi pada sebuah komputer. Seperti yang kita ketahui, apabila sebuah komputer tidak memiliki sistem operasi maka komputer tersebut tidak akan memberikan manfaat apa-apa, karena tidak mampu untuk menjalankan perintah-perintah dari penggunanya. Namun tetap ada perbedaan antara firmware dengan sistem operasi. Yang paling umum perbedaan tersebut terletak pada ketidakmampuan firmware untuk secara otomatis berevolusi memperbaharui sendiri ketika ada permasalahan pada fungsionalitas.

APAKAH EMULATOR DAN RE BISA DI ANGGAP OS?
Jawabnya tidak, karena Emulator dan RE merupakan program yang terdapat pada Operation system. RE membantu komputer untuk mengenali seperti bahasa pemograman. Contohnya Java Runtime Environment berguna untuk membantu komputer untuk mengenali bahasa java. Sehingga bahasa pemrograman java bisa berjalan pada komputer.
Sudah jelas dari penjelasan diatas bahwa SO, RE dan emulator memiliki kesamaan yaitu sama-sama komputer untuk mengenalkan sesuatu tetapi RE dan Emulator bukanlah bagian dari SO melainkan program yang dijalankan pada SO.
Lalu bagaimanakah dengan Firmware?. Firmware adalah perangkat lunak atau bisa disebut sebagai program yang bersifat tetap, yang tertanam pada unit perangkat keras seperti alat-alat elektronik, alat telekomunikasi dan komponen-komponen pada komputer. Tidak ada batasan yang jelas yang dapat memisahkan antara firmware dan software, hal ini dikarenakan keduanya merupakan istilah deskriptif yang cukup luas.